KEADAAN SANTRI
Santri pondok pesantren Darul Arqom berasal dari beberapa daerah dengan latar belakang yang berbeda –beda, baik organisasi maupun strata sosial. Secara umum santri Darul Arqom berasal dari keluarga sederhana menengah ke bawah. Tidak sedikit yang menjadi anak asuh, yatim, atau keluarga kurang mampu. Rata-rata santri berasal dari lembaga sekolah dasar MI atau SDIT, sehingga bekal agama dari sekolah asal sangat membantu pondok pesantren dalam mengelola keilmuan Islam dan tahfizh mereka.
TENAGA PENDIDIK
Tenaga pendidik pondok pesantren Darul Arqom berasal dari beberapa alumni pondok pesantren dan lulusan sekolah perguruan tinggi/ sarjana.
Tenaga pendidik di pesantren terdiri dari dua, pertama; yang mengampu materi-materi ulumuddin dan DIKNAS berasal dari alumni lembaga-lembaga pendidikan yang kompeten sesuai dengan bidangnya, Kedua; para pengampu tahfizh berasal dari alumni lembaga pendidikan yang mencetak para muhafidz (penghafal AL-QUR’AN) yang menjadi teladan bagi para santri-santrinya.
ALUMNI
Alumni pondok pesantren Darul Arqom banyak yang melanjutkan tingkatan Aliyahnya di beberapa lembaga pendidikan atau pesantren di beberpa wilayah di Indonesia.
KEMAMPUAN DASAR SANTRI
SYARAT KENAIKAN DAN KELULUSAN
PRINSIP PONDOK
Pondok Pesantren Darul Arqom, adalah lembaga pendidikan yang berjalan sesuai dengan ajaran Ahlus Sunnah wal Jama’ah dengan tetap berpegang teguh kepada al-Qur’an dan Sunnah nabinya.
STATUS KELEMBAGAAN
Pondok Pesantren Darul Arqom, telah mendapatkan legal formal dari Kementerian Agama Kabupaten Sukoharjo, dengan Nomor Status Pondok Pesantren (NSPP) : 500033110064
FASILITAS PONDOK PESANTREN
Pondok Pesantren Darul Arqom dalam menunjang kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi para santrinya, berupaya untuk melengkapi sarana-sarana fasilitas yang menunjang meskipun masih tergolong sederhana, semi permanen, permanen. Diantara fasilitas yang telah ada meliputi musholla, asrama, ruang auditorium, kelas, kantor, ruang administrasi, kantin, ruang tamu, dapur, ruang makan, sarana MCK dll. Meskipun sebagian sarana dan prasarana tersebut masih serba sederhana, tapi seiring berjalannya waktu kami terus berupaya memperbaiki dan melengkapi.